Archive for the ‘Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris’ Category

h1

Membaca Lubuk Hatimu

October 17, 2009

Perhatianmu untukku tanpa kata.
Iseng…ku tawarkan dia sahabatku untuk kau puja
Kau terima…
Tapi kemudian kau tinggalkan luka untuknya

MENGAPA…???
Kamu jawab, kau cinta aku bukan dia
Sebenarnya…,
Aku tau itu sejak lama
Aku hanya berlagak bodoh untuk segala hal yang tak ku suka
Tapi…,
Sungguh ku tak menyangka kalau aku salah duga
Kupikir kau juga cinta dia
Kupikir parasnya yang lebih menawan dariku mampu menaburkan benih-benih cinta dihatimu

Aku benar-benar merasa berdosa
Aku hanya manusia biasa
yang tak bisa membaca lubuk hatimu seutuhnya
Seandainya waktu itu kau tak setuju
Mungkin…,

Sudahlah…!
Ku coba lagi untuk tak menyalahkanmu
Mungkin saat itu kau letih mencari lampu hijau dariku
Kamu benar…,
Aku suka kamu hanya sebatas suka
Aku menginginkanmu hanya sebagai pengobat sepi di dada
Tapi untuk memberimu cinta…, maaf aku gak bisa.

Advertisements
h1

Kiat Sukses Selingkuh dari Gue Si Cewek Setia

September 14, 2009

Yeee…, jangan mencibir dulu, dunk! Cewek setia emank gak pernah selingkuh tapi bukan karena gak jago dalam hal berbagi cinta, lho! Ada banyak hal yang membuat selingkuh kurang menarik buat gue si cewek setia. Namun gue care ama lo-lo yang doyan selingkuh khususnya ama lo yang baru mo mulai.

Orang yang doyan selingkuh, buat gue bukanlah orang yang mengerti akan cinta yang sebenarnya. Mereka cenderung sembrono, tidak punya strategi sebelum bertindak. Jadi, sering kalang-kabut kalau menemukan masalah dan ujung-ujungnya gagal.

Ya sudah tanpa berbabibu lagi, simak aja kiat-kiatnya berikut ini:

  1. Kalau bisa, pasangan lo itu jangan sampai tau rumah lo. Cari alasan yang tepat. Contohnya: ortu lo galak, dll. (pasti lo lebih jago dari gue). Kalau gak bisa, sebelum jadian, lo kudu kasih pengertian ama semua selingkuhan lo itu kalau lo punya banyak temen lawan jenis, pastikan doi gak jeles. Tapi, kalau doi tipe cowok/cewek  yang protektif, lo batalin aja niat pacaran ama doi. Kalau lo tetep keukeuh ya, iya-in aja apa kata doi. Toh lo kan Cuma main-main aja trus nantinya juga putus. Dan gue pastikan lo gak bakal betah pacaran ama seseorang yang protektif.
  2. Lo kudu mencatat setiap aktivitas yang udah lo lakukan.
  3. Buat warna favorit palsu minimal dua warna. Bilang ama si A lo suka warna hitam dan putih. Dan untuk si B, bilang aja suka warna hijau dan kuning. Begitu seterusnya. Warna favo lo yang beneran, lo kasih tau aja ama pasangan yang bener-bener lo cinta. Bilang ama mereka, kalau lo gak akan pake baju dengan warna yang bukan warna favorit lo. Jadi, setiap kencan ama mereka, lo harus pake baju dengan warna favorit yang udah lo kasih tau ama mereka (ya, emank harus modal lah). Hal ini bisa membantu lo buat ngeles saat salah satu dari meraka melihat lo lagi jalan ama yang laen.
  4. Biasakan panggil pasangan lo dengan nama kesayangan (semuanya harus dipanggil dengan nama yang sama) seperti PAPA n Mama, Ayah n Bunda, tante n om, kakak n adek,dan Kakek n Nenek. Pilih yang mana yang lo punya. Jangan panggil mama dan papa kalo lo manggil nyokap lo bokap lo bapak n ibu. Hal ini membantu lo saat lagi kencan ama si A eh ada telpon dari si B. dan juga membantu salah penyebutan nama. Entar malah kaya lagunya Nia Daniati yang salah menyebut nama.
  5. Jangan pernah mengenalkan pasangan lo ke semua orang rumah. Kalau pasangan lo ke rumah kenalkan mereka dengan nyebut nama mereka aja. “Oya, kenalkan ini Wacky!” ini yang benar. “kenalkan ini pacar aku!” nah kalo ini jangan dicoba dech!
  6. Segera hapus sms masuk (setelah dibaca tentunya). Tulis nama mereka dengan nama kesayangan yang telah lo sepakati dalam phonebook lo. Contoh, kalau lo cowok: Mama 1 (untuk si A), Mama 2 (untuk si B) dan sseterusnya. Foto berdua boleh disimpan di hp, asal jangan yang mesra. Kalau yang mesra disimpen di PC aja. Kalau pasangan lo liat foto berdua lo ama yang laen, jawab aja itu sodara sepupu or sahabat.

Cukup itu dulu, ya! Sebenarnya masih banyak sich yang pengen di share buat lo, tapi, tangan udah pegel. Untuk kiat yang lebih detil lagi, lo beli buku gue aja, ya! Disitu lengkap banget dech membahas keasyikan selingkuh…upz….tapi sayang, bukunya belum terbit. Huehehehe…! Satu lagi, selingkuh itu merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Jadi sekuat apapun strategi yang dibuat, akhirnya akan ketahuan juga. Gue doakan semoga player mania dapat segera sadar kalau cahaya kesetiaan lebih indah dari gelapnya penghianatan. GOOD LUCK…! 😀

h1

“Mo Nge-judge Aku Cewek Matre?…Ya, Terserah!”

August 3, 2009

Kini sebagai wanita, aku telah bekerja. Kalo urusan asmara, sudah hampir tiga tahun aku sendiri_tanpa tambatan hati yang senantiasa menemaniku menjalani hari-hari.

Dan kini, telah ku temukan kamu yang selama hampir tiga tahun ini aku tunggu untuk menggantikan posisi seseorang yang telah kurelakan pergi. Sayangnya…, kamu sebagai seorang lelaki yang kelak akan menghidupi aku dan si buah hati, masih menganggur. Setiap keperluan kamu, semuanya ditanggung kedua orang tuamu.

Aku sebenarnya tak ingin menjadi seorang yang materialistis. Namun, kehidupan yang menuntutku untuk lebih realistis.

Sejak pertama menghirup udara dunia, aku sudah tinggal di benua sebelah timur. Jadi, sifat ketimuranku sangat kental sekali. Aku menganggap seorang lelaki tidak boleh lebih lemah dari seorang wanita. Seorang lelaki harus bisa memberi nafkah dan tidak sebaliknya. Itulah alasanku tak peduli dengan orang tuamu yang kaya-raya.

Aku tidak juga menuntutmu harus punya segalanya yang serba mewah. Cukup bisa menghidupi aku dan buah cinta kita dengan ‘kedua tangan’ yang kau punya, sudah membuatku sangat bahagia. So…, untuk sementara aku hanya bisa memberimu cinta. Aku akan memberi jawaban “Ya…!” setelah kamu menemukan ‘ladang’ nafkah untuk kita membina rumah tangga.

h1

1.000 JAWABAN untuk SATU PERTANYAAN

July 7, 2009

By. Chesya Rindu Tarunanegara

Kehidupan itu memiliki banyak pertanyaan yang perlu dicari jawabannya. Untuk satu pertanyaan, biasanya tak cukup dijawab dengan satu jawaban saja. Entah berapa banyak jawaban yang mampu memberikan kepuasan terhadap satu pertanyaan tersebut.

Tidak salah pabila seseorang hanya memiliki satu dari sekian jawaban yang ada. Tapi akan menjadi keliru apabila ‘menutup mata’ dari jawaban yang berbeda.

“Apa yang kau cari dikehidupan ini?”

Kita boleh saja menjawab “aku sedang mencari cinta.” Tapi yang lainnya belum tentu menjawab dengan jawaban yang sama dengan kita.

“Buku itu apa,sich?” Tanya seorang professor terhadap mahasiswa yang akan mengantongi ijasah S2-nya.

Seluruh mahasiswa yang ada dalam ruangan tersebut terheran-heran mendapat pertanyaan yang tidak bermutu itu. Karena mereka menganggap pertanyaan itu tidak selevel dengan diri mereka yang akan membawa pulang gelar S2. Kemudian mereka malah mengira professor itu hanya menguji kecerdasan mereka saja. Yah…bisa jadi ya.

Profesor itu pasti sudah tau kalau buku itu suatu benda berbentuk kotak yang terdiri dari lembaran kertas yang berisi tulisan-tulisan.

“Menurut saya, buku adalah jiwa saya!” Sahut si A.

“Kalau menurut saya buku adalah jalan saya menuju masa depan.” Kata si B tak mau kalah.

“Bagi saya buku tak seindah itu. buku itu bagai bawang merah yang sering membuat saya menangis setiap kali membacanya.” Jawab si C sedih.

Dan masih banyak lagi jawaban lain yang berbeda.

Plok…plok…plok….!!! Suara tepukan tangan professor itu mengiringi jawaban terakhir mereka. “Kalian memang luar biasa, sebenarnya beberapa dari jawaban-jawaban kalian tadi, ada yang sama sekali belum pernah terpikirkan oleh saya dan saya telah belajar dari kalian.”

Para mahasiswa itu saling berpandangan, tak percaya dengan kejujuran yang disampaikan oleh professor itu. Dan dalam hati, mereka juga saling memuji jawaban-jawaban luar biasa dari teman-teman mereka.

Tak ada seorangpun yang boleh merasa telah mengetahui semuanya sehingga tak perlu lagi bertanya, karena keegoisan tak akan mampu membuat kita menjadi bisa.

Tak ada seorangpun yang boleh bangga dengan apa yang sudah mereka tau, karena dengan bertanya kita dapat tau…dengan bertanya kita akan menemukan sesuatu yang baru.

h1

Karena Gue Gemini

June 29, 2009

adved_1245814702Note:
Cerpen ini bukan karya gw. Tapi gw tergila-gila ama cerpen ciptaan Sheila Sardi ini. Cuz…, gw banget. Ternyata isinya mirip-mirip beda dengan apa yang udah gw tulis.
Gw nemuin cerpen ini Kamis, 25 June 2009 di Web Aneka Yess!
Kalimat yang bercetak tebel, adalah kalimat yang mencermintakan diri gw, yang pernah ada dalam diri gw dan hati gw. Thank you Sheila.

Nama gue Gemini. Gue lahir di bulan Mei. Gue tipe cewek periang dan pembawa kegembiraan. Prinsip gue, nggak akan pernah ada kata menyerah! Dan keinginan gue always keep smile, walau gue lagi sedih. Dan be the best, walau gue sedang terjatuh.
Di mana pun gue berada, gue selalu ingin jadi pembawa kegembiraan bagi semua orang
. Gue nggak pernah ingin menjadi beban bagi orang lain. Gue ingin setiap orang yang berada di dekat gue merasa happy.
Nggak tahu kenapa? Gue melihat cinta sebagai sesuatu yang sangat rumit. Gue suka proses pedekate yang pelan, anggun, dan terpelajar. Siapa yang berani nembak langsung, pasti akan gue tendang. Orang bilang, gue ini tipe orang yang maunya serba romantis dalam urusan cinta. Bahkan, banyak yang menjuluki gemini tipe nggak setia, karena bila ada yang sedikit nggak sreg di hati gue, mata gue sudah pasti cari yang lain. Apakah itu suatu kesalahan? Padahal gue hanya ingin yang sempurna. Gue akui, gue memang sedikit membingungkan. Apalagi kalau banyak pilihan yang bagus.
Meski gue punya kepribadian gembira, dalam urusan cinta, gue lebih banyak dingin. Gue bukan tipe emosian, walaupun sangat peka dan gampang terluka. Satu yang sulit dari gue, gue susah banget mengungkapkan perasaan dan gue juga butuh perhatian yang tulus.

Dulu… gue pernah jatuh cinta pada cowok Sagitarius. Anaknya cakep. Secara fisik, dia cowok sempurna di mata gue. Walaupun gue tahu Sagitarius sang jiwa petualang, gue sangat mencintainya. Kami sepakat untuk merenda benang kasih.

Walaupun sudah dari awal gue tahu Sagitarius yang gue cintai tipe seorang penguasa, gue tetap tidak peduli! Tapi, setelah beberapa bulan perjalanan cinta kami, gue merasa terbelenggu dengan sifat egoisnya. Padahal gue Gemini sang jiwa pemberontak. Tapi entahlah… dengan Sagitarius ini, gue takluk. Apakah karena gue telanjur mencintainya dan memberikan hati gue sepenuhnya?

Sebulan hubungan kami, Sagitarius mengkhianati gue. Dia menjalin cinta dengan Taurus yang lebih segalanya dari gue. Gue sakit hati banget saat mengetahuinya, bahkan gue pernah melihat dengan mata kepala gue sendiri, saat Sagitarius bermesraan dengan Taurus di depan mata gue. Gue sakit hati banget!

Tapi gue nggak tahu kenapa gue bisa menerima Sagitarius kembali, setelah hubungannya dengan Taurus kandas ditengah jalan hanya dalam hitungan minggu. Gue sungguh tidak bisa menolak, saat Sagitarius meminta gue untuk kembali padanya. Karena jujur… betapapun sakit hati gue atas pengkhianatan yang pernah Sagitarius lakukan, ternyata gue tetap tidak bisa membencinya.

Sebenarnya, jiwa gue berontak. Ada satu keinginan gue untuk membalas dendam atas pengkhianatan yang pernah Sagitarius lakukan pada diri gue. Gue putuskan menerima Sagitarius kembali, tapi dalam pikiran gue, gue punya rencana busuk. Gue akan buat Sagitarius cinta setengah mati sama gue, setelah itu gue akan campakkan dia di lembah yang paling dalam. Agar hati gue bisa tenang. Gue putuskan kembali menjalin cinta dengan Sagitarius.

Hari yang kami lalui begitu manis dan gue yakin, Sagitarius sudah terjebak dalam permainan yang gue buat. Dia cinta bener sama gue, gue bisa tahu itu, karena sinar matanya tak akan pernah bisa berdusta. Gue lihat lewat pancaran matanya ada gue di sana, ada pelangi cinta di matanya ada gue di hatinya.

Setahun perjalanan cinta kami, tanpa gue sadar, gue kenal Leo yang romantis.

Leo mengulurkan cinta yang lebih indah buat gue. Cinta yang tak pernah ada dalam diri Sagitarius sang jiwa petualang. Dan menurut penilaian gue, Sagitarius kalah satu tingkat di bawah Leo. Akhirnya, tanpa gue sadari, gue menduakan cinta Sagitarius.

Gue jalan sama Leo. Bersama Leo, gue merasa terlindungi. Leo sangat menyayangi gue, dia berjanji, nggak akan pernah ninggalin gue. Gombal! Gue tahu semua cowok tuh memang suka ngomong gombal. Tapi, gue nggak peduli, gue tetap jalan sama Leo.

Bau buah durian memang nggak akan pernah bisa disembunyikan. Akhirnya, Sagitarius tahu hubungan cinta gue sama Leo. Dia marah tapi ganti gue yang marah. Bukankah dia juga pernah buat kesalahan yang sama? Dia pernah menduakan cinta gue dengan menjalin cinta diam-diam dengan Taurus dan itu sangat menyakitkan gue.

Sagitarius saat itu diam seribu bahasa, mau ngomong apa? Toh, memang begitu kenyataannya, dia pernah berbuat kesalahan, kenapa gue nggak bisa?

Suatu hari, gue terus terang pada Leo tentang hubungan gue dengan Sagitarius. Tapi di luar dugaan, Leo bilang dia nggak keberatan gue menduakan cintanya karena dia yakin gue tulus mencintai Leo. Gue jadi merasa bersalah. Kenapa gue bisa setega ini?

Karena dendam di hati gue atas pengkhianatan yang pernah Sagitarius lakukan dan tidak bisa terhapus, gue jadi menyakiti hati Leo. Gue merasa sedih sekali saat menyadari ternyata gue terjebak dalam permainan yang gue buat sendiri.

Gue mencintai keduanya. Apa yang ada dalam diri Sagitarius tidak ada pada diri Leo, begitu juga sebaliknya apa yang ada pada diri Leo tidak bisa gue dapat pada diri Sagitarius. Keduanya saling melengkapi, ah… andai Sagitarius dan Leo adalah pribadi yang satu, mungkin gue nggak akan sebingung ini. Sungguh, gue nggak bisa melepaskan Leo dengan segala pesonanya, tapi gue juga terlalu mencintai Sagitarius hingga tak bisa melepasnya.

Gue nggak bisa menyakiti hati Leo, tapi juga nggak akan pernah sanggup melepas Sagitarius. Gue benar-benar kena dilema di antara dua pilihan.
Gue terjatuh dalam kebimbangan, gue berada di tengah-tengah pilihan yang sama-sama mempunyai pesona yang begitu kuat. Gue seakan disuruh memilih buah si malakama. Dimakan… gue akan menyakiti Sagitarius. Tapi bila tidak dimakan, gue akan menghancurkan hati Leo.

Apa yang harus gue lakukan pada posisi ini? Pikiran gue seakan buntu. Butuh waktu yang lama untuk mengambil sebuah keputusan yang nantinya akan menyangkut kebahagiaan hati gue.

Pada akhirnya, gue lepas keduanya. Biarlah hati gue hancur karena gue nggak mau kebimbangan menyelimuti perasaan gue. Gue Gemini… gue mudah jatuh cinta tapi gue juga mudah melepas cinta. Tapi, tidak semua Gemini sama, gue adalah Gemini yang berbeda. Gue adalah pribadi yang mengagungkan arti sebuah cinta. Bagi gue, cinta adalah sebuah perasaan agung yang merupakan anugerah dari Tuhan dan tidak bisa dijadikan permainan.

Gue sulit jatuh cinta, tapi sekali jatuh cinta, gue nggak akan pernah bisa melupakannya. Patah satu tumbuh seribu… ternyata itu tidak ada dalam kamus gue. Setelah sekian lama gue baru menyadari, ternyata gue hanya mencintai satu pribadi. Pribadi yang pernah dekat dengan gue, pribadi yang pernah hadir dalam kehidupan gue, pribadi yang mampu menggugah hati gue. Pribadi yang pernah ada dan akan selalu gue cintai, dan pribadi itu adalah Sagitarius.

Sagitarius bagaimanapun kita pernah bersama. Merangkai sebuah cerita cinta walaupun tidak semanis yang kita harapkan. Di mana pun sekarang keberadaan elo. Kalau elo baca tulisan ini, gue ingin elo tahu. Cinta gue terlalu kuat untuk dimusnahkan, karang hati gue terlalu tegar untuk dihancurkan, cinta gue nggak akan pernah terhapus waktu, karena gue adalah Gemini.

h1

Disayang Calon Mertua

June 15, 2009

Tempo hari…, waktu jalan-jalan ke swalayan untuk membeli sesuatu yang sangat gw butuhkan (pengen tahu barang apa yang gw sedang butuhkan banget itu?… Ehm rahasia dunk! He…he…) Gw ketemu ama temen yang lama banget gak ketemu, biasanya gw manggil dia Yaya…! Nama aslinya sich bukan Yaya…, Cuma gw suka aja panggil dia dengan sebutan itu.

Yaya ke Swalayan ama nyokapnya. Saat Yaya ngenalkan nyokapnya ke gw, gw langsung aja ngambil tangan nyokapnya itu trus gw cium…Eh nyokapnya yang cantik itu langsung nyium kedua pipi dan kening gw.

“Cantik banget calonmu, Den! Gitu dunk kalo nyari pacar itu! Jangan kaya kemaren-kemarennya!” Kata nyokap Yaya ke Yaya.

Gw terperangah mendengar nyokapnya bilang gitu. Yaya kayaknya langsung mau mengklarifikasi tapi nyokapnya malah nanya ini-itu ke gw. Beberapa menit kemudian akhirnya gw bisa undur diri juga dengan alasan mo sekolah musik.

***

Di pagi buta, nyokap Yaya nelpon gw. Seru juga…! Sebelumnya Yaya sms penuh dengan permintaan maaf ke gw. Trus pukul 10-an dia telpon gw dan jelasin semuanya. Ternyata dia sekarang masih ma ceweknya yang dulu. Dan selama ini nyokapnya gak pernah suka ma pacar-pacarnya yang cantik-cantik itu. Katanya sich, cewek-cewek Yaya emang cantik-cantik, tapi gak punya tata krama sama sekali.

Nyokap Yaya itu orang jawa. Tepatnya orang solo yang terkenal lembut dan sangat menjunjung tinggi nilai kesopanan. Meskipun beliau akhirnya tahu kalo gw cuma temen Yaya, beliau tetep menginginkan gw.

Terus-terang gw GR banget, siapa sich yang gak tersanjung diperlakukan seperti itu sama seorang ibu dari cowok yang 90% masuk dalam kriteria cowok idaman gw?

Yaya cowok yang cerdas, tinggi, berpengetahuan luas, good looking, fashionable, mudah bergaul, enak diajak ngobrol, seiman, punya perusahaan sendiri (mapan), popular, bertanggung-jawab,dll. Gw juga sangat beruntung pernah dicintai ama dia. Dulu sebelum sama pacarnya yang sekarang ini, Yaya pernah menyatakan cintanya ke gw. Ya…, sayangnya gw punya hati yang bego banget. Hati gw gak bisa jatuh cinta ma dia.

Dulu gw sempat marah ke diri gw sendiri. Percuma dunk gw udah capek-capek buat list tipe cowok untuk dijadiin pacar dan tipe cowok untuk dijadiin suami sejak gw masih SMP. Tapi, hal itu gak bermanfaat sama sekali. Kemaren-kemaren gw malah pacaran ama cowok yang jauh dari tipe cowok idaman gw.

Ya…mau gimana lagi? Gw hanya mau menerima cinta cowok yang berhasil ‘menakhlukkan’ hati gw. Gw gak mau mengulang kesalahan untuk ketiga kalinya  berpacaran ama cowok yang gak pernah gw cinta.

Sekarang…, gw hanya bisa berdoa, semoga nyokap Yaya gak kerumah gw. coba kalo ampek ketemu mama gw? Bisa gawat urusannya.

Mungkin gw memang calon menantu idaman beliau, tapi beliau kan belum tau kalo gw bisa masak apa gak. Emangnya dia mau punya menantu yang gak bisa masak?

Tadi malam, waktu beliau nelpon gw, gw udah bilang sejujur-jujurnya kalau gw gak bisa masak ama beliau, Eh…bukannya illfil ma gw malah menawarkan mo ngajarin gw masak. Wah…ternyata kaya gini tho suka-duka disayang ama calon mertua orang?

h1

Gak Bisa Dijawab Pake Rumus Matematika

May 27, 2009

Sebenarnya sikap dewasa itu seperti apa en sehebat apa, sich? kok Sepertinya orang-orang terlalu mengagung-agungkan sikap dewasa yang dimiliki oleh seseorang, ya? Emanknya salah ya kalo bersikap kekanak-kanakan?

Tiga pertanyaan diatas dan dua pertanyaan sederhana dibawah ini, saya pengen banget ada yang segera menjawab dengan jawaban-jawaban yang mampu ‘menyembuhkan’ rasa penasaran ini:

  • Kalau minta pendapat sama ortu, apa pantes dikatakan gak mandiri bin gak dewasa?
  • Kalau menuruti kemauan ortu, apa harus di-judge gak dewasa bin kekanak-kanakan?

Kalau menurut saya, pertanyaan diatas gak cocok jawab dengan rumus matematika. Cuz, pertanyaan diatas bukan menanyakan soal penjumlahan, perkalian, pembagian, akar, atau soal-soal lainnya yang diajarkan oleh ilmu matematika. Bukan pertanyaan 1+1 yang jawabannya harus 2 dan gak boleh 3 ataupun yang lainnya. Tapi pertanyaan yang memiliki beragam jawaban yang dapat dikatakan benar sesuai dengan alasannya.

Sesuai dengan pengamatan saya sehari-hari, seorang anak meminta pendapat dari ortunya itu memang tekesan kekanak-kanakan, gak bisa memutuskan sendiri apa yang ingin dilakukannya. Tapi, setelah saya mengalaminya sendiri dan mengamati lebih dalam lagi, tidak semua anak yang meminta pendapat ke ortu pantes di-judge kekanak-kanakan. Cuz, bisa aja permintaan pendapat itu adalah wujud dari rasa hormat seorang anak kepada ortunya. Dan setahu saya, ortu akan sangat merasa dihargai kalo pendapatnya tersebut dilaksanakan oleh si anak. Ya…, seperti seorang karyawan biasa yang akan girang banget kalau pendapatnya didengar oleh atasannya.

So…, apa seorang anak yang pandai menghargai ortunya itu masih pantas dinilai tidak mandiri bin gak dewasa? Apakah sikap mandiri dan dewasa itu hanya untuk seorang anak yang bertindak atas kemauannya sendiri tanpa mau mendengar pendapat orang lain?

Ya…, saya kasihan kepada si anak yang sering dinilai tidak bisa bersikap dewasa tersebut.