h1

1.000 JAWABAN untuk SATU PERTANYAAN

July 7, 2009

By. Chesya Rindu Tarunanegara

Kehidupan itu memiliki banyak pertanyaan yang perlu dicari jawabannya. Untuk satu pertanyaan, biasanya tak cukup dijawab dengan satu jawaban saja. Entah berapa banyak jawaban yang mampu memberikan kepuasan terhadap satu pertanyaan tersebut.

Tidak salah pabila seseorang hanya memiliki satu dari sekian jawaban yang ada. Tapi akan menjadi keliru apabila ‘menutup mata’ dari jawaban yang berbeda.

“Apa yang kau cari dikehidupan ini?”

Kita boleh saja menjawab “aku sedang mencari cinta.” Tapi yang lainnya belum tentu menjawab dengan jawaban yang sama dengan kita.

“Buku itu apa,sich?” Tanya seorang professor terhadap mahasiswa yang akan mengantongi ijasah S2-nya.

Seluruh mahasiswa yang ada dalam ruangan tersebut terheran-heran mendapat pertanyaan yang tidak bermutu itu. Karena mereka menganggap pertanyaan itu tidak selevel dengan diri mereka yang akan membawa pulang gelar S2. Kemudian mereka malah mengira professor itu hanya menguji kecerdasan mereka saja. Yah…bisa jadi ya.

Profesor itu pasti sudah tau kalau buku itu suatu benda berbentuk kotak yang terdiri dari lembaran kertas yang berisi tulisan-tulisan.

“Menurut saya, buku adalah jiwa saya!” Sahut si A.

“Kalau menurut saya buku adalah jalan saya menuju masa depan.” Kata si B tak mau kalah.

“Bagi saya buku tak seindah itu. buku itu bagai bawang merah yang sering membuat saya menangis setiap kali membacanya.” Jawab si C sedih.

Dan masih banyak lagi jawaban lain yang berbeda.

Plok…plok…plok….!!! Suara tepukan tangan professor itu mengiringi jawaban terakhir mereka. “Kalian memang luar biasa, sebenarnya beberapa dari jawaban-jawaban kalian tadi, ada yang sama sekali belum pernah terpikirkan oleh saya dan saya telah belajar dari kalian.”

Para mahasiswa itu saling berpandangan, tak percaya dengan kejujuran yang disampaikan oleh professor itu. Dan dalam hati, mereka juga saling memuji jawaban-jawaban luar biasa dari teman-teman mereka.

Tak ada seorangpun yang boleh merasa telah mengetahui semuanya sehingga tak perlu lagi bertanya, karena keegoisan tak akan mampu membuat kita menjadi bisa.

Tak ada seorangpun yang boleh bangga dengan apa yang sudah mereka tau, karena dengan bertanya kita dapat tau…dengan bertanya kita akan menemukan sesuatu yang baru.

Advertisements

7 comments

  1. mBak Rindu, mmmm mm aku boleh nanya nggak?


  2. ini cerita tentang sapa lagi cin ?


  3. ya karena jiwa yang berbeda dengan pandangan dan pengalaman yang berbeda maka hasilnyapun beraneka ragam….

    terus kesimpulannya apa donk


  4. mbak rindu yach namanya?

    salam kenal


  5. wow keren juga nih ceritanya….maknanya dalam banget ! thanks ya


  6. jadi inget bukunya Quraisy SHihab…1001 jawaban yang perlu anda ketahui…….


  7. pasti jawabannya itulah akhir dari sebuah penantian.
    salam kenal. keep blogging.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: